Monday, February 21, 2005

Tuhan Interior designer-ku

Suatu hari...aku mendengar suara piring pecah dari sebelah rumah-ku...dumbrang....wah gawat nih pasti sebentar lagi cerai pikirku..padahal tentangga ku itu baru aja pindah rumah ke wilayah kami beberapa minggu yang lalu.
Sang suami seorang pekerja kantor, dan si istri ibu rumah tangga...tampaknya sebuah rumah tangga yang sehat tuh. Yah, tapi itu lah hidup..ngga bisa di prediksi kadang naik kadang turun. memang pada saat itu jadi bahan omongan tetangga, dan keluar rumor rumor yang tidak baik keluar dari mulut mereka. Aku tidak mau ambil pusing sama keluarga orang dan masalah orang lain, kami sendiri aja punya masalah banyak.
tak beberapa lama kemudian, aku mendengar bahwa mereka bertengkar hanya karena masalah yang kecil..mau tauk apa masalahnya?? hanya mendekor rumah. Sang istri suka sekali mendekorasi rumah mereka, ganti sana..pindah sini...dari dapur sampai ruang kantor di dalam rumah. Sang suami di lain pihak, bersikapa acuh...yah namanya juga lelaki, rumah itu bagi dia hanyalah tempat berteduh saja bersama keluarga. Jadi terjadilah pertengkaran di keluarga mereka...tetapi sang suami mencoba untuk mencukupi kebutuhan istri dan mulai mendukung segala sesuatu yang dilakukan sang istri..tanpa ngomel ataupun menggerutu..walau terkadang sehabis seharian di kantor, sang istri bisa menyuruhnya..ayo sayang bisa gak pindahin lemarinya dari sana ke sini, atau mejanya lebih baik di letakan di luar saja. Sang suami walaupun lelah tapi tetap saja melakukan semuanya, karena dia merasa semuanya itu untuk kebaikan keluarga mereka sendiri.
Ini bukan akhir dari cerita mereka, tetapi bagian yang mau saya sampaikan dari illustrasi di atas adalah Tuhan itu seperti interior designer kita. Pada saat kita lahir, Dia sudah menetapkan garis hidup kita, Dia tau apa yang harus diberikan / di buat agar kita menjadi ciptaaNya yang indah. Terkadang Dia memindahkan ke sana- ke sini ke tujuan yang tidak kita pahami, dan membuat kita terkadang menggerutu dan marah karena kita belum bisa memahami hati Tuhan, walaupun sebenarnya Dia mempunyai rencana yang paling indah dalam hidup kita. Ingat kawan, kalau kita mendekorasi rumah...kita harus berani berkorban uang dan waktu...karena itu tidak gampang dan tidak murah...seperti kesetiaan pada Yesus...itu memerlukan waktu dan bayaranya mahal, karena kita harus bisa meninggalkan manusia lama kita menjadi manusia baru bersama Tuhan. God Bless You

0 Comments:

Post a Comment

<< Home